Indonesian (Indonesia)English (United Kingdom)

Monday, 06 February, 2012
You are here : Home

Kapal TNI AL Terbakar, Istri Pjs Bupati Kepulauan Anambas Hilang
Written by Administrator   
Friday, 21 May 2010 09:04
Kapal patroli keamanan laut (Patkamla) Tambelan milik Lanal Tarempa yang mengangkut 22 orang rombongan istri Pj Bupati Anambas, terbakar dan tenggelam, Kamis (20/5). Sebanyak 19 orang selamat dan 3 lainnya, termasuk istri Pj Bupati Anambas, Mauly Yulianti, dinyatakan hilang.
Musibah ini berawal dari rencana anggota PKK Anambas yang akan melakukan kunjungan ke Kecamatan Jemaja, Anambas, Kamis (20/5). Selain anggota PKK, 4 anggota Lanal Tarempa dan beberapa pegawai Pemkab Anambas ikut dalam rombongan ini.

Rombongan berangkat dari pelabuhan Pemkab Anambas di Tarempa sekitar pukul 08.40 WIB. Setelah menempuh perjalanan sekitar 10 mil dari Tarempa, salah satu mesin tempel kapal berkekuatan 200 PK itu mendadak mati.

Saat itulah, kepala kapal mesin (KKM) dari anggota Lanal Tarempa, Ananto, mencoba melakukan perbaikan dengan mengganti filter mesin dan memompa minyak. Namun, menurut sejumlah saksi, tiba-tiba tangki bahan bakar meledak akibat korsleting aki. Saat itu juga, api langsung berkobar di ruang kapal. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.20 WIB.

Masih menurut keterangan saksi, saat itu juga seluruh penumpang kapal mencoba menyelamatkan diri dengan terjun ke laut. Mereka bahkan tak sempat memakai life jacket karena api langsung membesar. Para penumpang ada yang mencoba berenang ada juga yang memakai jirigen sebagai pelampung. Sekitar 30 menit mereka terapung di tengah lautan.

Tak lama kemudian, sejumlah kapal nelayan yang kebetulan melintas mencoba menolong para korban. Mereka juga membantu memadamkan api di dalam kapal dan memastikan tidak ada lagi penumpang yang tertinggal di dalam kapal. Setelah api padam, tiba-tiba tangki kapal kembali meledak. Ledakan kedua ini lebih besar dari ledakan yang pertama. Sehingga kapal patah dan langsung tenggelam.

"Kami panik, dan tidak tahu harus berbuat apa," kata Idik Wibawa, salah satu staf Humas Pemkab Anambas yang ikut dalam rombongan.

Menurut Idik, saat kejadian dirinya tidak melihat secara pasti di mana posisi istri Bupati Anambas, Mauly Yulianti. Namun ia memastikan, saat berangkat Mauly Yulianti duduk di kursi nomor 4, di sisi kiri depan.

Tak lama kemudian sejumlah bantuan didatangkan. Mulai dari kapal puskemas keliling, tim SAR, kapal KRI Matacora dan sejumlah kapal lainnya. Sejumlah korban yang selamat langsung dilarikan ke Puskesmas Tarempa dan sejumlah pasien yang mengalami luka bakar cukup parah dirujuk ke RSUD Tanjungpinang.

Plt Kepala Puskesmas Tarempa, Dr Indah S, mengatakan dari 19 orang yang dirawat di Puskesmas 5 di antaranya dirujuk ke RSUD Tanjung Pinang. Yakni Tajri, Rahayu, Baharudin Thalib, Isye Kurnia dan Lia Rosima. Kelima korban mengalami luka bakar cukup parah. Tiga di antaranya juga mengalami patah tulang.

"Di sini tak ada peralatan yang memadai. Jadi kami langsung memberi rujukan ke Tanjungpinang," kata Dr Indah.


Istri Bupati Belum Ditemukan

Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 3 orang masih dinyatakan hilang, termasuk istri pejabat Bupati Anambas Yusrizal, Mauly Yulianty. Dua korban hilang lainnya adalah Serka Suhartono (anggota Lanal Tarempa) dan Yudha, staf Humas Pemda Anambas.

Upaya penuh sudah dilakukan seluruh instansi yang membantu melakukan pencarian. Lanal Tarempa sendiri menurunkan Tim SAR dari KRI Matacora, Kapal KAL dan satu unit kapal patroli.

Pemkab Anambas juga menurunkan tim pencari melalui sejumlah kapal pemerintah. Seperti kapal puskesmas keliling (Puskel), Kapal Hiu milik DKP, sejumlah speed dan lain sebagainya. Bantuan juga datang dari PT Conoco Philips dengan menurunkan dua kapal Tug Boat dan satu unit pesawat Helikopter. Selain itu, sejumlah kapal nelayan juga turut membantu melakukan pencarian.

Namun hingga hari menjelang petang, upaya pencarian atas tiga korban hilang ini belum juga membuahkan hasil.

Yusrizal sendiri sempat ikut langsung dalam proses pencarian dengan menaiki speed boat. Namun saat tiba di lokasi kejadian, tepatnya di perairan Pulau Lingai Kecamatan Siantan, Yusrizal pindah ke Kapal KRI Matacora. Kesedihan jelas terlihat di wajah Yusrizal. Bahkan pria paruh baya ini tak mau bicara sepatah katapun.

Terpisah, Kabag Umum Pemkab Anambas, Andery Ikhsan Lubis mengatakan, rombongan PKK Anambas ini terpaksa meminjam kapal Lanal karena kapal yang biasa dipakai pemerintah sedang rusak. Sebelumnya, lanjut Andrey, pemerintah sudah sering meminjam kapal ini untuk dukungan kegiatan di luar Tarempa.

"Kita sudah sering pinjam kapal ini (Kapal Patkamla Tambelan)," kata Andrey, kemarin.

Menurut Andrey, sebelum rombongan berangkat, dirinya sempat mengecek kondisi mesin Kapal Patkamla Tambelan. Saat itu, kata Andrey, kondisi mesin dan fisik kapal masih sangat baik.

Sebelumnya, anggota PKK Anambas juga telah memberikan bantuan ke sejumlah kecamatan. Di antaranya ke Kecamatan Siantan Selatan, Siantan Tengah dan Siantan Timur.

Sementara itu, dari pihak Lanal Tarempa sendiri belum mau memberikan keterangan terkait insiden terbakarnya kapal Patkamla itu. Kepada para wartawan, anggota Lanal Tarempa hanya menyampaikan bahwa Komandal Lanal Tarempa sedang berada di luar kota, sehingga belum bisa memberikan penjelasan apapun.

Hingga berita ini ditulis, sejumlah Tim SAR masih terus melakukan upaya pencarian. Namun berdasarkan pantauan Batam Pos, upaya pencarian hanya dilakukan dengan menyisiri perairan di sekitar lokasi kejadian. Petugas dari Tim SAR tidak melakukan pencarian dengan menyelam karena alasan kedalaman laut yang mencapai sekitar 60 meter.


Daftar Nama-nama Korban


Korban Hilang:

1. Mauly Yulianti                       Istri Bupati Anambas
2. Yudha                                   Staf Humas Pemkab Anambas
3. Serka Suhartono                Anggota Lanal Tarempa

Korban Selamat
1. Dr Tajri                                 Dinkes Anambas
2. Ny Rahayu                           Pegawai Dinkes Anambas
3. Ny Baharudin Thalib          Istri Kadis Pariwisata
4. Ny Isye Kurnia                     Anggota PKK
5. Ny Lia Rosima                   Staf Bagian Umum Pemkab

(Kelima korban dirujuk ke RSUD Tanjungpinang)

6. Catur                                    Anggota Lanal Tarempa
7. Ny Purwaningsing            Anggota PKK
8. Budi Prawito                      Anggota Lanal Tarempa
9. Septi Puspita Sari            Staf Bagian Umum Pemkab
10. Ny Srianti                         Istri Anggota Polsek Sianta
11. Ananto                             Anggota Lanal Tarempa

(Dirawat inap di Puskesmas Tarempa)

12. Ny Sigit Agustin              Anggota PKK
13. Juntrizaldi                        Pegawai Dinkes Anambas
14. Nanang                            Anggota Satpol PP
15. Efmaliza                          Staf Bagian Umum Pemkab
16. Ari Fanto                          Staf Bagian Umum Pemkab
17. Idik Wibawa                    Staf Humas Pemkab
18. Yuri Destarius                Pegawai Dinkes Anambas
19. M Ridwantara                 Anggota Satpol PP

(Rawat jalan di Puskesmas Tarempa)

Sumber : JPNN.COM (21/05/2010)

 

Polls

What do you think about this new web?
 

Who's Online

We have 28 guests online

Visitors Counter

208411
TodayToday59
YesterdayYesterday214
This weekThis week273
This monthThis month1545
AllAll208411
38.107.179.230