SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI PEMERINTAH KABUPATEN NATUNA

Home Berita Peningkatan Mutu Tenaga Pengajar, Upaya Meningkatkan SDM

Peningkatan Mutu Tenaga Pengajar, Upaya Meningkatkan SDM

NATUNA – Permasalahan dalam bidang pendidikan di Kabupaten Natuna masih sangat komplek, mulai dari kondisi sarana dan prasarana pendukung yang masih perlu perhatian, bahkan sampai keterbatasan tenaga pengajar baik kualitas maupun kuantitas. Hal ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk secara bertahap dibenahi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan sumberdaya manusia yang memiliki daya saing dimasa hadapan.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti,MA dalam sambutannya pada acara Penyerahaan Petikan Surat Keputusan Bupati Natuna Nomor 01/BKPP/2017 tentang Pengangkatan dan Penempatan Kembali Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Dilingkungan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Natuna, di Gedung Serbaguna Kecamatan Bunguran Barat, Rabu (12/04) pagi.

Menurut Wakil Bupati, terdapat langkah verifikasi yang harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah, yaitu melalui penempatan tenaga pengajar sesuai disiplin ilmu yang dimiliki, sehingga mutu pengajaran lebih dapat ditingkatkan. Hal ini disampaikan mengingat kondisi penempatan guru, belum dapat disesuaikan, mengingat keperluan aparatur bersifat mendesak dan penempatannya belum dapat disesuaikan dengan persyaratan serta disiplin ilmu yang sesuai.

Oleh karenanya kedepan Pemerintah Daerah akan melakukan Ferivikasi lebih lanjut untuk membenahi hal diatas disamping menyelenggarakan program kerja lain yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan guru dalam proses belajar mengajar yang merupakan salah satu bentuk sinergitas program kerja Provinsi Kepri.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Arifin Nasir menyampaikan bahwa kualitas pendidikan guru di Provinsi Kepri masih rendah dengan berbagai permasalahan yang dihadapi. Hal ini diperparah dengan kebijakan pemerintah pusat yang melarang penambahan tenaga pengajar sedangkan keperluan semakin meningkat. Oleh karenanya sudah terjadi pembahasan lebih lanjut untuk menyikapi keperluan peningkatan kualitas pendidikan terutama diwilayah perbatasan, dan Pemerintah Provinsi akan mengupayakan hal tersebut terutama bagi pertimbangan kesejahteraan para tenaga pengajar yang ada.

Adapun kebijakan yang telah diambil oleh Pemerintah Provinsi adalah keharusan dari para tenaga pengajar berstatus sarjana dan memiliki akta 4 serta memiliki latar belakang keguruan. Dari seleksi yang dilakukan terhadap 1800 tenaga honorer yang mendaftar tes Honorer, dengan terpaksa harus menggugurkan kurang lebih 200 orang karena ferivikasi administrasi tidak sesuai disiplin ilmu yang dimiliki. Kebijakan tersebut diambil dengan tujuan agar kedepan tenaga pengajar benar-benar mampu menerapkan ilmunya sesuai bidang perkuliahan yang dipilih.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa bidang pendidikan mengalami kemajuan cukup pesat, oleh karenanya tenaga pengajar harus lebih kreatif dan inovatif dalam mengemas proses pembelajaran agar daya serap peserta didik juga dapat meningkat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kecamatan Bunguran Barat, Bakhtiar,S.Pd.SD menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar segenap tenaga pengajar khususnya PTT dan GTT dapat bertatap muka, karena selama ini jarang mendapatkan kesempatan untuk sekadar silaturrahmi dan koordinasi.

Adapun jumlah PTT dan GTT yang menerima Petikan SK kali ini berjumlah 101 orang yang berasal dari seluruh jenjang pendidikan (SD, SLTP dan SLTA) di Kecamatan Bunguran Barat.

(Ditulis oleh : (Humas_P).

WEBSITE TERKAIT

Web Pemda se-Kepri